#adslayoutleft { position:fixed; top:10px; margin-left :335px; float:left; z-index:10; } #adslayoutleft .iklankiri { float:right; clear:both; } #adslayoutleftright { float:right; position:fixed; top:10px; margin-left:-800px; z-index:10; } #adslayoutleftright.iklankanan { float:left; clear:both; }

lagu

Jumat, 17 Mei 2013

KONSOLIDASI DENGAN METODE EKUITAS DAN METODE BEBAN

2.1 Metode ekuitas dan Metode Beban
        Akuntansi metode ekuitas berdasarkan PSAK No. 4 pada dasarnya adalah akuntansi akrual untuk investasi ekuitas yang memungkinkan perusahaan investor menggunakan pengaruh yang signifikan terhadap perusahaan investi. Berdasarkan metode ekuitas, investasi dicatat pada biaya perolehan dan disesuaikan dengan keuntungan, kerugian dan deviden. Perusahaan investor melaporkan bagian miliknya yang menjadi keuntungan perusahaan investi sebagai pendapatan investasi dan bagian bebannya dari kerugian perusahaan investi sebagai kerugian investasi. Rekening investasi ditambah dengan pendapatan investasi dan dikurangi dengan kerugian investasi. Dividen yang diterima dari perusahaan investi adalah disinvestasi berdasarkan metode ekuitas, dan dividen tersebut dicatat sebagai pengurang rekening investasi. Maka pendapatan investasi pada metode ekuitas merefleksikan bagian investor atas laba bersih perusahaan investi, dan rekening investasi merefleksikan bagian investor atas aktiva bersih investi.

2.2 Laporan Perubahan Ekuitas
             Laporan perubahan ekuitas menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode yang bersangkutan. Perusahaan harus menyajikan laporan perubahan ekuitas sebagai komponen utama laporan keuangan, yang menunjukan (PSAK No.1 Paragraf 66, Revisi 2009) :
Ø Setiap pos  pendapatan dan beban, keuntungan atau kerugian besertajumlahnya yang berdasarkan PSAK terkait diakui secara langsung dalam   ekuitas,
Ø pengaruh komulatif dari perubahan kebijakan akuntansi dan perbaikan terhadap kesalahan mendasar sebagaimana diatur dalam PSAK terkait,
Ø transaksi modal dengan pemilik dan distribusi kepada pemilik,
Ø saldo akumulasi laba atau rugi pada awal dan akhir periode serta perubahan,
Ø frekonsiliasi antar nilai tercatat dari masing-masing jenis modal saham, agio dan cadangan pada awal dan akhir periode yang mengungkapkan secara terpisah setiap perubahan. Laporan perubahan ekuitas, kecuali untuk perubahan yang berasal dari  transaksi dengan pemegang saham seperti setoran modal dan pembayaran dividen,  menggambarkan jumlah keuntungan dan kerugian yang berasal dari kegiatan  perusahaan selama periode yang bersangkutan.

          Berdasarkan metode biaya, investasi dalam saham biasa dicatat pada biayanya, dan dividen dari laba berikutnya dilaporkan sebagai pendapatan dividen. Ada suatu pengecualian, dividen yang diterima melebihi bagian laba investor setelah saham diperoleh, dianggap sebagai pengembalian modal (atau likuidasi dividen) dan dicatat sebagai pengurang terhadap rekening investasi.

Pencatatan dengan Metode Ekuitas :
1. Laba perusahaan anak
          Investasi saham perusahaan anak     xxx
                   Laba-rugi                                 xxx
          (% kepemilikan x laba perusahaan anak)

2. Rugi perusahaan anak
          Laba-rugi                                 xxx
                   Investasi saham perusahaan anak     xxx
          (% kepemilikan x rugi perusahaan anak)

3. Dividen perusahaan anak
          Piutang dividen/kas                           xxx
                   Investasi saham perusahaan anak     xxx
          (% kepemilikan x dividen perusahaan anak)


Amortisasi Goodwill     = 1 Th x Rp. 20.000/20 thn)
                                      = Rp. 1.000
          NB Goodwill                 = Rp. 20.000 – Rp. 1.000
                                      = Rp. 19.000

2003  HP                                  Rp. 147.500
          NB    75% x (260-90)    Rp. 127.500
                             Goodwill     Rp.   20.000

Amortisasi Goodwill     = 2 Th x Rp. 20.000/20 thn)
                                      = Rp. 2.000
          NB Goodwill                 = Rp. 20.000 – Rp. 2.000
                                      = Rp. 18.000


Jurnal
05/12/2002 Piutang Dividen             Rp. 22.500
                             Investasi Saham PT. B            Rp. 22.500
                   (75% x dividen PT. B Rp. 30.000)

20/12/2002 Kas                                Rp. 22.500
                             Piutang dividen                       Rp. 22.500
                   (75% x dividen PT. B Rp. 30.000)

31/12/2002 Investasi Saham PT. B  Rp. 37.500
                             Laba Rugi                                Rp. 37.500
                   (75% x laba PT. B Rp. 50.000)

31/12/2003 Laba rugi                       Rp.   7.500
                             Investasi Saham PT. B            Rp.   7.500
                   (75% x rugi PT. B Rp. 10.000)




Perubahan Investasi Saham pada PT. B
Investasi per 31/12/2001                            Rp. 144.000
                   Dividen          (Rp. 22.500)
                   Laba           Rp. 37.500
                                                          Rp.   15.000
Investasi per 31/12/2002                            Rp. 155.000
                   Rugi                               Rp.     7.500
Investasi per 31/12/2003                            Rp. 147.500

Pencatatan dengan Metode Biaya :
1. Laba perusahaan anak
          Tidak dijurnal

2. Rugi perusahaan anak
          Tidak dijurnal

3. Dividen perusahaan anak
          Piutang dividen/kas                           xxx   
                   Pendapatan dividen                          xxx
          (% kepemilikan x dividen perusahaan anak)

1 komentar: